7 Agustus 2025
Doa Daniel Ketidakcocokan Nubuat? - Bincang Alkitab2:00 pm - 3:30 pm
Kitab Daniel sangat dikenal dengan kisah Daniel di dalam gua Singa. Kisah yang sarat akan teladan iman seseorang terhadap Tuhan dan bagaimana Tuhan menyelamatkannya. Di samping itu dalam kitab Daniel juga dituturkan kisah tentang kawan-kawan Daniel yang diadili oleh raja di perapian yang menyala-nyala. Kisah iman tersebut berasal dari cerita Daniel di Kerajaan Babel. Namun sesungguhnya ada bagian menarik lainnya dalam kitab Daniel yang bisa kita pelajari seperti misalnya Doa Daniel dalam Daniel pasal 9: 1-27. Dalam bagian ini doa Daniel dikaitkan dengan nubuatan nabi Yeremia tentang tujuh puluh tahun timbunan puing Yerusalem. Bagaimana jumlah tujuh puluh tahun ini harus ditafsirkan?
Apakah ini harus dihitung dari pembuangan pertama hingga kembalinya bangsa Israel dari pembuangan? Ataukah sebaiknya kita menghitungnya dari pembuangan kedua hingga didirikannya kembali Bait Suci? Ataukah jumlah ini sebaiknya tidak dimengerti secara harafiah?
Dari nubuatan Yeremia tersebut kita dapat melihat apakah teks ini merupakan bentuk disonansi kognitif? Di mana meskipun apa yang dinubuatkan tidak terpenuhi, umat tetap memiliki keyakinan dan bahkan memberi intepretasi baru atas apa yang mereka alami. Bila teks ini tidak merupakan disonansi kognitif, apakah doa Daniel ini adalah salah satu bentuk Teodise yang kemudian mendapat respon dari Gabriel? Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan-pertanyaan yang menarik untuk dikaji terlebih dalam situasi global ketidakpastian dunia yang kita hadapi saat ini dimana peperangan terjadi termasuk ‘perang’ ekonomi dan konflik sosial. Menjelang perayaan kemerdekaan negara kita, apa yang bisa kita pelajari bersama dari Doa Daniel ini?
Bagaimana harapan pemulihan ini memampukan kita untuk tetap berkarya di tengah-tengah berbagai ramalan ketidakpastian?
More details »Live Youtube
